
Yang Mulia Ānanda
Bhikkhu
Ananda merupakan salah satu siswa Buddha yang paling sering muncul dalam literatur Buddhis awal. Ia berasal dari kaum Sakya dan memiliki hubungan kekerabatan dengan Buddha. Dalam kehidupan Sangha ia kemudian terkenal terutama sebagai pendamping pribadi Buddha, sehingga hadir dekat dengan banyak percakapan dan peristiwa penting.
Riwayat
Salah satu kualitas yang sangat diasosiasikan dengannya adalah keluasan pengetahuan terhadap ajaran. Berbagai teks menggambarkan Ananda sebagai seorang yang banyak mendengar dan mengingat Dhamma. Kedekatannya dengan Buddha membuatnya menjadi saksi penting bagi banyak pengajaran.
Ananda juga memainkan peranan penting dalam kisah Mahapajapati Gotami dan terbentuknya komunitas bhikkhuni. Dalam Vinaya, Ananda menjadi perantara yang mengajukan persoalan kepada Buddha mengenai kemampuan perempuan untuk merealisasikan tingkat-tingkat pembebasan.
Peranan Ananda sangat menonjol dalam DN 16. Ia mendampingi Buddha dalam perjalanan terakhir, menyampaikan pesan, bertanya mengenai berbagai persoalan, dan memperlihatkan kesedihan ketika mengetahui kehidupan gurunya mendekati akhir.
Tradisi kanonik kemudian menghubungkan Ananda dengan Konsili Pertama setelah parinibbana Buddha. Kemampuannya mengingat ajaran menjadikannya figur penting dalam transmisi khotbah kepada generasi Sangha berikutnya.