‹
DN 28

Sampasādanīyasutta

Sampasādanīyasutta

Dīgha Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

DN 28
Suasana ajaran · ilustrasi pendamping, bukan bagian dari teks kanonik
KENALI DUNIA DN 28

Kenali dunia dalam sutta ini

Sutta ini mengajak kita menyaksikan bagaimana seorang siswa utama menegaskan keyakinannya bukan dengan klaim supranatural, melainkan dengan penalaran yang jernih dan pemahaman mendalam akan ajaran. Mari kita simak bagaimana Sāriputta membangun argumennya dan apa saja keunggulan yang ia paparkan.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Sāriputta menyatakan keyakinannya yang mendalam kepada Buddha, bahwa tidak ada petapa atau brahmana lain yang lebih unggul dalam hal pencerahan sempurna. Buddha menantang dasar keyakinan ini, dan Sāriputta menjelaskan bahwa ia tidak mengetahui pikiran para Buddha, melainkan memahami hal ini melalui penalaran dari ajaran (dhammanvaya). Ia kemudian memaparkan berbagai keunggulan (ānuttariya) dalam ajaran Buddha, mulai dari kualitas-kualitas bermanfaat hingga kekuatan batin, dan menegaskan bahwa ajaran ini adalah yang tertinggi.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.

dn28:1.2 Pada suatu ketika, Bhagavā sedang menetap di Nāḷandā, di Hutan Mangga Pāvārika.

dn28:1.3 Kemudian Yang Mulia Sāriputta mendatangi Bhagavā, menghampiri, memberi hormat kepada Bhagavā, lalu duduk di satu sisi. Setelah duduk di satu sisi, Yang Mulia Sāriputta berkata kepada Bhagavā:

dn28:1.4 "Bhante, saya memiliki keyakinan demikian terhadap Bhagavā, bahwa tidak ada—baik di masa lampau, masa depan, maupun masa kini—petapa atau brahmana lain yang lebih tinggi pengetahuan langsungnya daripada Bhagavā, yaitu dalam hal pencerahan sempurna."

dn28:1.5 "Sāriputta, ini sungguh pernyataan agung dan berani yang telah engkau ucapkan, engkau telah mengambil sikap pasti, dan telah mengaumkan auman singa:

dn28:1.6 'Saya memiliki keyakinan demikian terhadap Bhagavā;

dn28:1.7 tidak ada—baik di masa lampau, masa depan, maupun masa kini—petapa atau brahmana lain yang lebih tinggi pengetahuan langsungnya daripada Bhagavā, yaitu dalam hal pencerahan sempurna.'"

dn28:1.8 Bagaimana menurutmu, Sāriputta, mengenai para Arahat dan Sammāsambuddha yang telah hidup di masa lampau—apakah engkau telah memahami pikiran mereka dengan pikirannya sendiri, bahwa

dn28:1.9 ‘Para Bhagavān itu memiliki moralitas demikian, memiliki kualitas demikian, memiliki kebijaksanaan demikian, berdiam demikian, dan terbebaskan demikian’?”

dn28:1.11 “Dan bagaimana dengan semua para sempurna, para Buddha yang telah tercerahkan sepenuhnya yang akan hidup di masa depan? Apakah engkau telah melingkupi pikiran mereka untuk mengetahui bahwa

dn28:1.12 ‘Para Bhagavā itu akan memiliki moralitas demikian, atau kualitas demikian, atau kebijaksanaan demikian, atau cara berdiam demikian, atau kebebasan demikian’—demikiankah?”

dn28:1.14 “Dan bagaimana dengan diriku, Sāriputta, yang saat ini adalah Arahant, Samma-Sambuddha? Apakah engkau telah merenungkan pikiranku untuk mengetahui bahwa

dn28:1.15 ‘Sang Bhagavā memiliki moralitas demikian, memiliki kualitas demikian, memiliki kebijaksanaan demikian, berdiam demikian, dan terbebaskan demikian’?”

dn28:1.17 “Kalau begitu, Sāriputta, karena engkau tidak memiliki pengetahuan tentang pikiran para Arahant Samma-Sambuddha di masa lampau, masa depan, maupun masa kini,

dn28:1.18 Lalu mengapa engkau, Sāriputta, mengucapkan kata-kata yang agung dan berani ini, mengambil sikap yang pasti, dan mengaumkan auman singa yang tegas dan mutlak?”

dn28:1.19 ‘Demikianlah keyakinanku, Bhante, terhadap Bhagavā, bahwa tidak ada—baik di masa lampau, masa depan, maupun masa kini—seorang petapa atau brahmana yang lebih tinggi pengetahuannya daripada Bhagavā, yaitu dalam hal pencerahan sempurna’?”

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.