‹
AN 9.37

Ānandasutta

Khotbah tentang Ānanda

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 9.37

Kenali dunia dalam sutta ini

Sutta ini mengajak kita merenungkan bagaimana kebebasan sejati justru ditemukan di tengah keterbatasan, dan bagaimana pikiran dapat melampaui pengalaman indrawi biasa melalui latihan meditasi.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Yang Mulia Ānanda menyampaikan kekagumannya pada Sang Buddha yang telah menemukan jalan keluar dari kesempitan indria. Ia menjelaskan bahwa seseorang dapat tidak mengalami landasan indria meskipun indria dan objeknya masih ada, dan bahwa hal ini terjadi dalam pencapaian-pencapaian meditatif tanpa bentuk. Ia kemudian mengutip percakapannya dengan seorang bhikkhunī tentang konsentrasi yang buahnya adalah pencerahan.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
an9.37:5.1

Puna caparaṁ, āvuso, bhikkhu sabbaso ākāsānañcāyatanaṁ samatikkamma ‘anantaṁ viññāṇan’ti viññāṇañcāyatanaṁ upasampajja viharati.

Lebih jauh lagi, para sahabat, seorang bhikkhu, dengan sepenuhnya melampaui landasan ruang tanpa batas, menyadari bahwa 'kesadaran adalah tanpa batas', masuk dan berdiam dalam landasan kesadaran tanpa batas.

Furthermore, a mendicant, going totally beyond the dimension of infinite space, aware that ‘consciousness is infinite’, enters and remains in the dimension of infinite consciousness.

an9.37:5.2

Evaṁsaññīpi kho, āvuso, tadāyatanaṁ no paṭisaṁvedeti.

Seseorang yang tidak mengalami landasan indra itu, para sahabat, memiliki persepsi demikian.

One who doesn’t experience that sense-field perceives in this way.

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.