an9.26:4.1 Dan untuk ketiga kalinya, Yang Mulia Candikāputta berkata kepada para bhikkhu:
an9.26:4.2 “Sahabat-sahabat, Devadatta mengajarkan Dhamma kepada para bhikkhu seperti ini:
an9.26:4.3 ‘Sahabat-sahabat, ketika pikiran seorang bhikkhu telah terpusat dalam batin, maka layak baginya untuk menyatakan:
an9.26:4.4 “Kelahiran telah berakhir, kehidupan suci telah dijalani, apa yang harus dilakukan telah dilakukan, tidak ada lagi penjelmaan berikutnya”—demikian ia mengetahui.’”
an9.26:4.5 Dan untuk ketiga kalinya, Yang Mulia Sāriputta berkata kepada Yang Mulia Candikāputta:
an9.26:4.6 “Sahabat Candikāputta, Devadatta tidak mengajarkan Dhamma kepada para bhikkhu seperti itu.
an9.26:4.7 ‘Sahabat-sahabat, ketika pikiran seorang bhikkhu telah terpusat dalam batin, maka layak baginya untuk menyatakan:
an9.26:4.8 “Kelahiran telah berakhir, kehidupan suci telah dijalani, apa yang harus dilakukan telah dilakukan, tidak ada lagi penjelmaan berikutnya”—demikian ia mengetahui.’
an9.26:4.9 Tetapi ia mengajarkan seperti ini:
an9.26:4.10 ‘Sahabat-sahabat, ketika pikiran seorang bhikkhu telah terlatih dengan baik dalam batin, maka layak baginya untuk menyatakan:
an9.26:4.11 “Kelahiran telah berakhir, kehidupan suci telah dijalani, apa yang harus dilakukan telah dilakukan, tidak ada lagi penjelmaan berikutnya”—demikian ia mengetahui.’”
