‹
AN 7.41

Dutiyavasasutta

Penguasaan Pikiran (Ke dua)

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 7.41

Kenali dunia dalam sutta ini

Sutta ini adalah salah satu dari sepasang sutta pendek yang menegaskan penguasaan pikiran Sāriputta. Perhatikan bagaimana penguasaan ini dijabarkan bukan sebagai kekuatan magis, melainkan sebagai serangkaian keterampilan teknis seputar praktik konsentrasi.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Sang Buddha menyampaikan kepada para bhikkhu bahwa Sāriputta, dengan memiliki tujuh kualitas keterampilan seputar konsentrasi (samādhi), mampu menguasai pikirannya dan tidak dikuasai oleh pikirannya. Ketujuh kualitas tersebut mencakup keterampilan dalam memasuki, mempertahankan, keluar dari, serta mengarahkan pikiran yang terkonsentrasi.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
an7.41:1.1

“Sattahi, bhikkhave, dhammehi samannāgato sāriputto cittaṁ vase vatteti, no ca sāriputto cittassa vasena vattati.

“Para bhikkhu, dengan memiliki tujuh kualitas, Sāriputta menguasai pikirannya, dan ia tidak dikuasai oleh pikirannya.

“Mendicants, having seven qualities Sāriputta has mastered his mind and is not mastered by it.

an7.41:1.2

Katamehi sattahi?

Apakah tujuh itu?

What seven?

an7.41:1.3

Idha, bhikkhave, sāriputto samādhikusalo hoti, samādhissa samāpattikusalo, samādhissa ṭhitikusalo, samādhissa vuṭṭhānakusalo, samādhissa kalyāṇakusalo, samādhissa gocarakusalo, samādhissa abhinīhārakusalo hoti.

Di sini, para bhikkhu, Sāriputta terampil dalam konsentrasi, terampil dalam pencapaian konsentrasi, terampil dalam mempertahankan konsentrasi, terampil dalam keluar dari konsentrasi, terampil dalam kebaikan konsentrasi, terampil dalam wilayah konsentrasi, dan terampil dalam mengarahkan pikiran yang dimurnikan oleh konsentrasi.

Sāriputta is skilled at immersion, skilled in entering immersion, skilled in remaining in immersion, skilled in emerging from immersion, skilled in positivity for immersion, skilled in the territory of immersion, and skilled in projecting the mind purified by immersion.

an7.41:1.4

Imehi kho, bhikkhave, sattahi dhammehi samannāgato sāriputto cittaṁ vase vatteti, no ca sāriputto cittassa vasena vattatī”ti.

Dengan memiliki ketujuh kualitas ini, para bhikkhu, Sāriputta menguasai pikirannya, dan ia tidak dikuasai oleh pikirannya.”

Having these seven qualities Sāriputta has mastered his mind and is not mastered by it.”

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.