Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang
KENALI DUNIA AN 6.56
Kenali dunia dalam sutta ini
Sutta ini diawali dengan kisah menyentuh tentang seorang bhikkhu yang sakit dan dikunjungi oleh Buddha. Perhatikan bagaimana kisah ini menjadi landasan bagi ajaran tentang pentingnya momen dan kesempatan untuk mendengarkan Dhamma, terutama di saat-saat akhir kehidupan.
Yang Mulia Phagguna sakit parah. Atas permintaan Ānanda, Buddha menjenguknya dan memberi khotbah Dhamma. Tidak lama setelah Buddha pergi, Phagguna wafat dengan indria yang jernih. Buddha kemudian menjelaskan kepada Ānanda bahwa Phagguna mencapai pembebasan dari lima belenggu rendah setelah mendengar khotbah tersebut, dan menguraikan enam manfaat mendengarkan Dhamma serta merenungkan maknanya pada waktu yang tepat.
Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
an6.56:9.3 Firstly, take the case of a mendicant whose mind is not freed from the five lower fetters.
an6.56:9.4 At the time of death they get to see the Realized One.
an6.56:9.5 The Realized One teaches Dhamma to them that’s good in the beginning, good in the middle, and good in the end, meaningful and well-phrased. And he reveals a spiritual practice that’s entirely full and pure.
an6.56:9.6 When they hear that teaching their mind is freed from the five lower fetters.
an6.56:9.7 This is the first benefit of listening to the teaching.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.