‹
AN 6.44

Migasālāsutta

Khotbah dengan Migasālā

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 6.44

Kenali dunia dalam sutta ini

Sutta ini mengajak kita merenungkan bagaimana kita sering kali terlalu cepat menilai orang lain berdasarkan penampilan atau perilaku lahiriah. Mari kita simak bagaimana Buddha meluruskan pandangan ini dengan penjelasan yang mendalam tentang kompleksitas penilaian spiritual.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Umat awam Migasālā bingung karena ayahnya yang hidup selibat dan pamannya yang tidak selibat sama-sama dinyatakan Buddha terlahir di alam Tusita sebagai sakadāgāmī. Ia bertanya kepada Ānanda, yang kemudian menyampaikan kebingungan ini kepada Buddha. Buddha menjelaskan bahwa menilai kualitas spiritual seseorang tidak bisa dilakukan dari penampilan lahiriah saja, melainkan memerlukan pengetahuan mendalam tentang enam jenis individu yang hanya dimiliki oleh para Tathāgata.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.

an6.44:2.1 “Kathaṁ kathaṁ nāmāyaṁ, bhante ānanda, bhagavatā dhammo desito aññeyyo, yatra hi nāma brahmacārī ca abrahmacārī ca ubho samasamagatikā bhavissanti abhisamparāyaṁ?

an6.44:2.2 Pitā me, bhante, purāṇo brahmacārī ahosi ārācārī virato methunā gāmadhammā.

an6.44:2.3 So kālaṅkato bhagavatā byākato sakadāgāmī satto tusitaṁ kāyaṁ upapannoti.

an6.44:2.4 Petteyyopi me, bhante, isidatto abrahmacārī ahosi sadārasantuṭṭho.

an6.44:2.5 Sopi kālaṅkato bhagavatā byākato sakadāgāmipatto tusitaṁ kāyaṁ upapannoti.

an6.44:2.6 Kathaṁ kathaṁ nāmāyaṁ, bhante ānanda, bhagavatā dhammo desito aññeyyo, yatra hi nāma brahmacārī ca abrahmacārī ca ubho samasamagatikā bhavissanti abhisamparāyan”ti?

an6.44:2.7 “Evaṁ kho panetaṁ, bhagini, bhagavatā byākatan”ti.

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.