Tassuddānaṁ
Ringkasannya:
Tentang Gavesī
Sutta ini menyajikan sebuah kisah inspiratif dari masa lampau yang diceritakan oleh Sang Buddha. Mari kita simak bagaimana tekad seorang umat awam bernama Gavesī membawa perubahan besar bagi dirinya dan banyak orang di sekitarnya.
Sang Buddha menceritakan kepada Ānanda tentang seorang umat awam bernama Gavesī pada zaman Buddha Kassapa. Gavesī, yang menjadi pemimpin bagi lima ratus umat awam lainnya, menyadari bahwa ia belum melampaui mereka dalam hal moralitas. Ia pun bertekad untuk berlatih lebih tinggi, diikuti oleh kelima ratus umat awam tersebut, hingga akhirnya mereka semua meninggalkan kehidupan rumah tangga dan mencapai kebebasan tertinggi. Kisah ini menjadi dorongan bagi para bhikkhu untuk berusaha mencapai yang lebih tinggi dan lebih baik.
Tassuddānaṁ
Ringkasannya:
Sārajjaṁ visārado nirayaṁ,
Ketakutan, yang percaya diri, neraka,
Veraṁ caṇḍālapañcamaṁ;
Permusuhan, dan yang kelima tentang caṇḍāla;
Pīti vaṇijjā rājāno,
Kegembiraan, perdagangan, para raja,
Gihī ceva gavesināti.
Umat awam dan juga Gavesī.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.