an4.174:1.1 Then Venerable Ānanda went up to Venerable Mahākoṭṭhita, and exchanged greetings with him.
an4.174:1.2 When the greetings and polite conversation were over, Ānanda sat down to one side, and said to Mahākoṭṭhita:
Dengan Ānanda
Dalam sutta ini, kita menyaksikan dialog antara dua bhikkhu senior yang mencoba memahami kondisi setelah padamnya pengalaman indrawi. Perhatikan bagaimana Mahākoṭṭhika dengan hati-hati menolak setiap jawaban yang diajukan Ānanda, dan apa implikasinya bagi cara kita memahami realitas tertinggi.
Yang Mulia Ānanda bertanya kepada Yang Mulia Mahākoṭṭhika tentang apa yang terjadi setelah enam bidang kontak lenyap tanpa sisa: apakah ada sesuatu yang lain, tidak ada, keduanya, atau bukan keduanya. Mahākoṭṭhika menolak semua empat kemungkinan itu, karena semua pernyataan tersebut adalah bentuk proliferasi konseptual (papañca). Ia menjelaskan bahwa jangkauan proliferasi sama dengan jangkauan enam bidang kontak; ketika bidang-bidang itu lenyap, proliferasi berhenti dan menjadi tenang.
an4.174:1.1 Then Venerable Ānanda went up to Venerable Mahākoṭṭhita, and exchanged greetings with him.
an4.174:1.2 When the greetings and polite conversation were over, Ānanda sat down to one side, and said to Mahākoṭṭhita:
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.