an3.80:9.1 Ketika hal ini dikatakan, Yang Mulia Ānanda berkata kepada Yang Mulia Udāyī:
an3.80:9.2 “Sungguh suatu perolehan bagiku, sungguh suatu perolehan yang baik bagiku,
an3.80:9.3 bahwa guruku memiliki kekuatan batin dan keagungan yang demikian besar!”
an3.80:9.4 Ketika hal ini dikatakan, Yang Mulia Udāyī berkata kepada Yang Mulia Ānanda:
an3.80:9.5 “Apakah artinya bagimu, Sahabat Ānanda, jika gurumu memiliki kekuatan batin dan keagungan yang demikian besar?”
an3.80:9.6 Setelah ia berkata demikian, Sang Bhagavā berkata kepada Yang Mulia Udāyī:
an3.80:9.7 “Jangan begitu, Udāyī, jangan begitu!
an3.80:9.8 Jika, Udāyī, Ānanda meninggal dunia selagi masih belum bebas dari nafsu, maka karena keyakinan hatinya itu, ia akan memerintah sebagai raja para dewa selama tujuh kali kehidupan, dan tujuh kali kehidupan lagi ia akan memerintah sebagai raja besar di tanah Jambudīpa ini.
an3.80:9.9 Akan tetapi, Udāyī, Ānanda akan mencapai parinibbāna dalam kehidupan ini juga.”
an3.80:9.10 Yang kesepuluh.
an3.80:9.11 Bab ketiga tentang Ānanda.

