‹
AN 2.11-20

AN2.11-20

AN2.11-20

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 2.11-20

Kenali dunia dalam sutta ini

Bab ini adalah kumpulan khotbah pendek yang beragam. Anda dapat membacanya sebagai serangkaian refleksi tentang bagaimana membangun kehidupan yang selaras dengan Dhamma, mulai dari kekuatan batin, etika, hingga cara menjaga ajaran tetap hidup.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Kumpulan sepuluh khotbah pendek Sang Buddha yang membahas berbagai aspek praktik Dhamma. Dimulai dengan dua kekuatan—refleksi dan pengembangan—yang menjadi dasar kemajuan batin, kemudian beralih pada cara mengajarkan Dhamma, pentingnya introspeksi dalam menyelesaikan perselisihan disiplin, sebab akibat kelahiran kembali, bahaya perbuatan buruk dan manfaat perbuatan baik, serta pentingnya menjaga keaslian ajaran.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
an2.15:4.1

Yasmiṁ, bhikkhave, adhikaraṇe āpanno ca bhikkhu codako ca bhikkhu na sādhukaṁ attanāva attānaṁ paccavekkhati tasmetaṁ, bhikkhave, adhikaraṇe pāṭikaṅkhaṁ dīghattāya kharattāya vāḷattāya saṁvattissati, bhikkhū ca na phāsuṁ viharissantīti.

Para bhikkhu, dalam suatu perkara disiplin, jika baik bhikkhu yang melakukan pelanggaran maupun bhikkhu yang menegur tidak dengan saksama memeriksa diri mereka sendiri, maka dapat diharapkan bahwa perkara itu akan berlangsung lama, menjadi keras, dan menimbulkan permusuhan, serta para bhikkhu tidak akan hidup dengan nyaman.

In a disciplinary issue, if neither the offending mendicant nor the accusing mendicant carefully checks themselves, you can expect that issue will lead to lasting acrimony and enmity, and the mendicants won’t live comfortably.

an2.15:4.2

Yasmiñca kho, bhikkhave, adhikaraṇe āpanno ca bhikkhu codako ca bhikkhu sādhukaṁ attanāva attānaṁ paccavekkhati tasmetaṁ, bhikkhave, adhikaraṇe pāṭikaṅkhaṁ na dīghattāya kharattāya vāḷattāya saṁvattissati, bhikkhū ca phāsuṁ viharissantī”ti.

Tetapi, para bhikkhu, dalam suatu perkara disiplin, jika baik bhikkhu yang melakukan pelanggaran maupun bhikkhu yang menegur dengan saksama memeriksa diri mereka sendiri, maka dapat diharapkan bahwa perkara itu tidak akan berlangsung lama, tidak menjadi keras, dan tidak menimbulkan permusuhan, serta para bhikkhu akan hidup dengan nyaman.”

But in a disciplinary issue, if both the offending mendicant and the accusing mendicant carefully checks themselves, you can expect that issue won’t lead to lasting acrimony and enmity, and the mendicants will live comfortably.”

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.