an10.96:5.1 “Apakah ini pandangan Yang Mulia: ‘Dunia ini kekal; hanya ini yang benar, yang lain keliru’?”
an10.96:5.2 “Bukan itu pandanganku, Tuan:
an10.96:5.3 ‘Dunia ini kekal; hanya ini yang benar, yang lain keliru.’”
Kokanuda
Sutta ini mengajak kita merenungkan bagaimana kita sering terjebak dalam perdebatan pandangan. Melalui percakapan yang tenang dan tajam antara Ānanda dan Kokanuda, kita diajak untuk melihat bahwa kebijaksanaan sejati justru melampaui semua kerangka berpikir yang kaku.
Suatu pagi, Yang Mulia Ānanda bertemu dengan pengembara Kokanuda di sumber air panas Rājagaha. Kokanuda menguji Ānanda dengan serangkaian pertanyaan tentang pandangan-pandangan spekulatif, seperti apakah dunia ini kekal atau tidak, dan apakah seorang Tathāgata ada setelah kematian. Ānanda dengan tenang menjawab bahwa semua itu bukanlah pandangannya, namun ia tetap mengaku mengetahui dan melihat. Ia menjelaskan bahwa ia memahami seluruh cakupan pandangan, landasannya, hingga cara mencabutnya, sehingga ia tidak perlu terikat pada salah satu pandangan ekstrem tersebut.
an10.96:5.1 “Apakah ini pandangan Yang Mulia: ‘Dunia ini kekal; hanya ini yang benar, yang lain keliru’?”
an10.96:5.2 “Bukan itu pandanganku, Tuan:
an10.96:5.3 ‘Dunia ini kekal; hanya ini yang benar, yang lain keliru.’”
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.