‹
AN 10.68

Dutiyanaḷakapānasutta

Di Naḷakapāna (2)

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 10.68

Kenali dunia dalam sutta ini

Sutta ini memperlihatkan bagaimana Sang Buddha mempercayakan pengajaran kepada murid utama-Nya, Sāriputta, dan bagaimana ajaran itu kemudian diteguhkan kembali oleh Sang Buddha sendiri. Perhatikan baik-baik daftar sepuluh kualitas yang disebutkan—ini adalah peta praktis untuk melihat arah perkembangan batin kita sehari-hari.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Pada suatu malam uposatha di Naḷakapāna, setelah Sang Buddha selesai memberi khotbah Dhamma yang panjang, Beliau meminta Yang Mulia Sāriputta untuk melanjutkan pengajaran kepada para bhikkhu. Sāriputta menjelaskan sepuluh kualitas bermanfaat yang menentukan kemajuan atau kemunduran batin, menggunakan perumpamaan bulan purnama dan bulan mati. Sang Buddha kemudian bangun dan menguatkan ajaran Sāriputta, menegaskan kebenaran uraiannya.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.

an10.68:6.1 Kemudian Sang Bhagavā bangkit dan berkata kepada Yang Mulia Sāriputta:

an10.68:6.3 Siapa pun, Sāriputta, yang tidak memiliki keyakinan dalam hal-hal yang bermanfaat, tidak memiliki rasa malu,

an10.68:6.4 tidak memiliki rasa takut akan akibat buruk,

an10.68:6.11 dan lalai dalam hal-hal yang bermanfaat, maka siang atau malam yang datang, yang dapat diharapkan hanyalah kemunduran, bukan pertumbuhan, dalam hal-hal yang bermanfaat.

an10.68:6.12 Bagaikan, Sāriputta, bulan pada paruh gelap, siang atau malam yang datang, ia menyusut dalam keindahan, menyusut dalam kebulatan, menyusut dalam cahaya, menyusut dalam diameter dan keliling;

an10.68:6.13 Demikian pula, Sāriputta, siapa pun yang tidak memiliki keyakinan dalam hal-hal yang bermanfaat …”

an10.68:6.14 dan lengah dalam hal kualitas-kualitas yang bermanfaat, maka apa pun malam atau siang yang datang, yang dapat diharapkan hanyalah kemunduran, bukan kemajuan, dalam kualitas-kualitas yang bermanfaat.

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.