an10.55:10.1 Sace panāvuso, bhikkhu paccavekkhamāno sabbepime kusale dhamme attani samanupassati, tenāvuso, bhikkhunā sabbesveva imesu kusalesu dhammesu patiṭṭhāya uttari āsavānaṁ khayāya yogo karaṇīyo”ti.
an10.55:10.2 Pañcamaṁ.
Kemunduran
Sutta ini mengajak kita untuk melihat ke dalam diri sendiri dengan jujur, seperti bercermin. Mari kita simak bagaimana Sāriputta memandu para bhikkhu untuk mengenali kualitas batin mereka dan berusaha mengembangkannya.
Yang Mulia Sāriputta menjelaskan kepada para bhikkhu tentang definisi seseorang yang rentan mengalami kemunduran dan yang tidak rentan mengalami kemunduran dalam praktik Dhamma. Beliau kemudian mengajarkan pentingnya memeriksa batin sendiri secara teratur, seperti bercermin, untuk melihat kualitas-kualitas baik apa yang sudah ada dan apa yang belum, serta memberikan panduan tentang bagaimana berlatih dalam setiap kondisi tersebut.
an10.55:10.1 Sace panāvuso, bhikkhu paccavekkhamāno sabbepime kusale dhamme attani samanupassati, tenāvuso, bhikkhunā sabbesveva imesu kusalesu dhammesu patiṭṭhāya uttari āsavānaṁ khayāya yogo karaṇīyo”ti.
an10.55:10.2 Pañcamaṁ.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.