an10.40:4.0 Inilah rangkuman syairnya:
an10.40:4.1 Upāli, penetapan, perselisihan,
an10.40:4.2 penahbisan dan ketergantungan;
an10.40:4.3 calon bhikkhu dan dua perpecahan,
an10.40:4.4 dua lagi setelah Ānanda.
Sutta tentang Ānanda (Kedua)
Dalam sutta ini, kita akan menyaksikan dialog antara Ānanda dan Buddha yang menjelaskan secara gamblang tentang arti kerukunan sejati dalam komunitas para bhikkhu, serta pahala luar biasa dari upaya memulihkan persatuan.
Ānanda bertanya kepada Buddha tentang bagaimana kerukunan dalam Saṅgha didefinisikan. Buddha menjelaskan bahwa Saṅgha rukun ketika para bhikkhu tidak memisahkan diri berdasarkan sepuluh hal, yaitu dengan benar menyatakan apa yang merupakan Dhamma dan bukan Dhamma, Vinaya dan bukan Vinaya, serta apa yang dibabarkan, dipraktikkan, dan ditetapkan oleh Tathāgata. Ketika ditanya lebih lanjut, Buddha menyatakan bahwa seseorang yang merukunkan Saṅgha yang terpecah akan memperoleh jasa kebajikan surgawi dan bergembira di alam surga selama satu kappa.
an10.40:4.0 Inilah rangkuman syairnya:
an10.40:4.1 Upāli, penetapan, perselisihan,
an10.40:4.2 penahbisan dan ketergantungan;
an10.40:4.3 calon bhikkhu dan dua perpecahan,
an10.40:4.4 dua lagi setelah Ānanda.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.