Micchādiṭṭhi, āvuso, adhammo;
Pandangan salah, sahabat-sahabat, adalah bukan Dhamma;
Wrong view is a bad principle.
Khotbah tentang Prinsip Buruk (Ke-3)
Sutta ini memperlihatkan dinamika antara Sang Buddha, para bhikkhu, dan Ānanda dalam menggali makna ajaran. Perhatikan bagaimana Sang Buddha memberikan ruang bagi murid-Nya untuk menjelaskan, dan bagaimana Beliau kemudian mengukuhkan penjelasan tersebut.
Sang Buddha memberikan khotbah singkat tentang pentingnya mengetahui prinsip buruk dan baik beserta akibatnya, lalu tanpa menjelaskan lebih lanjut, Beliau masuk ke kediamannya. Para bhikkhu yang bingung kemudian meminta Yang Mulia Ānanda untuk menguraikan makna khotbah singkat tersebut. Ānanda menjelaskan bahwa prinsip buruk adalah sepuluh jalan salah (micchatta) dan prinsip baik adalah sepuluh jalan benar (sammatta), lengkap dengan akibat masing-masing. Sang Buddha kemudian membenarkan penjelasan Ānanda dan menyatakan bahwa Beliau sendiri akan menjawab dengan cara yang sama persis.
Micchādiṭṭhi, āvuso, adhammo;
Pandangan salah, sahabat-sahabat, adalah bukan Dhamma;
Wrong view is a bad principle.
sammādiṭṭhi dhammo;
pandangan benar adalah Dhamma;
Right view is a good principle.
ye ca micchādiṭṭhipaccayā aneke pāpakā akusalā dhammā sambhavanti, ayaṁ anattho;
dan banyak kualitas buruk yang tidak bermanfaat yang muncul dengan pandangan salah sebagai kondisi—inilah yang bukan manfaat;
And the many bad, unskillful qualities produced by wrong view are bad results.
sammādiṭṭhipaccayā ca aneke kusalā dhammā bhāvanāpāripūriṁ gacchanti, ayaṁ attho.
dan banyak kualitas bermanfaat yang berkembang hingga mencapai pemenuhan dengan pandangan benar sebagai kondisi—inilah manfaat.
And the many skillful qualities fully developed because of right view are good results.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.