an1.170:1.0 170
an1.170:1.1 “Para bhikkhu, satu individu yang muncul di dunia ini muncul demi kesejahteraan dan kebahagiaan banyak orang, demi belas kasih kepada dunia, demi manfaat, kesejahteraan, dan kebahagiaan para deva dan manusia.
an1.170:1.2 Siapakah satu individu itu?
an1.170:1.3 Sang Tathāgata, Yang Layak, Yang Tercerahkan Sempurna.
an1.170:1.4 Para bhikkhu, inilah satu individu yang muncul di dunia ini demi kesejahteraan dan kebahagiaan banyak orang, demi belas kasih kepada dunia, demi manfaat, kesejahteraan, dan kebahagiaan para deva dan manusia.”
an1.171:1.0 171
an1.171:1.1 “Para bhikkhu, kemunculan satu individu ini adalah langka di dunia.
an1.171:1.2 Siapakah satu individu itu?
an1.171:1.3 Sang Tathāgata, Yang Layak, Yang Tercerahkan Sempurna.
an1.171:1.4 Para bhikkhu, inilah satu individu yang kemunculannya langka di dunia.”
an1.172:1.0 172
an1.172:1.1 “Para bhikkhu, satu individu yang muncul di dunia ini adalah manusia yang menakjubkan.
an1.172:1.2 Siapakah satu individu itu?
an1.172:1.3 Sang Tathāgata, Yang Layak, Yang Tercerahkan Sempurna.
an1.172:1.4 Para bhikkhu, inilah satu individu yang muncul di dunia ini sebagai manusia yang menakjubkan.”
an1.173:1.0 173
an1.173:1.1 “Para bhikkhu, kematian satu individu ini disesali oleh banyak orang.
an1.173:1.2 Siapakah satu individu itu?
an1.173:1.3 Sang Tathāgata, Yang Layak, yang telah mencapai Penerangan Sempurna.
an1.173:1.4 Para bhikkhu, inilah satu-satunya individu yang kematiannya disesali oleh banyak orang.”
an1.174:1.0 174
an1.174:1.1 “Para bhikkhu, satu individu yang muncul di dunia ini muncul sebagai yang tanpa duanya, tanpa teman, tanpa tandingan, tanpa bandingan, tanpa imbangan, tanpa lawan, tanpa persamaan, tanpa yang setara, yang terunggul di antara makhluk berkaki dua.
an1.174:1.2 Siapakah satu individu itu?
an1.174:1.3 Sang Tathāgata, Yang Layak, yang telah mencapai Penerangan Sempurna.
an1.174:1.4 Para bhikkhu, inilah satu-satunya individu yang muncul di dunia ini sebagai yang tanpa duanya, tanpa teman, tanpa tandingan, tanpa bandingan, tanpa imbangan, tanpa lawan, tanpa persamaan, tanpa yang setara, yang terunggul di antara makhluk berkaki dua.”
an1.175-186:1.0 175–186
an1.175-186:1.1 “Para bhikkhu, dengan munculnya satu individu, muncullah mata yang agung, muncullah cahaya yang agung, muncullah sinar yang agung, muncullah enam hal yang tak terlampaui; realisasi empat analisis; penembusan banyak dan beragam unsur; realisasi buah pengetahuan dan kebebasan; realisasi buah pemasuk arus, yang kembali sekali, yang tidak kembali, dan kesempurnaan.
an1.175-186:1.2 Siapakah satu individu itu?
an1.175-186:1.3 Sang Tathāgata, yang layak menerima persembahan, yang tercerahkan sempurna.
an1.175-186:1.4 Para bhikkhu, dengan munculnya satu individu ini, muncullah mata yang agung, muncullah cahaya yang agung, muncullah sinar yang agung, muncullah enam hal yang tak terlampaui; realisasi empat analisis; penembusan banyak dan beragam unsur; realisasi buah pengetahuan dan kebebasan; realisasi buah pemasuk arus, yang kembali sekali, yang tidak kembali, dan kesempurnaan.”
an1.187:1.0 187
an1.187:1.1 “Para bhikkhu, Aku tidak melihat satu individu pun yang dengan benar memutar kembali Roda Dhamma yang tak terlampaui yang telah diputar oleh Sang Tathāgata, selain Sāriputta.
an1.187:1.2 Para bhikkhu, Sāriputta dengan benar memutar kembali Roda Dhamma yang tak terlampaui yang telah diputar oleh Sang Tathāgata.”
an1.187:1.3 Bab tentang Satu Individu, yang ketiga belas.

