Kemudian, dewa yang berdiam di hutan itu, karena berbelas kasihan kepada bhikkhu tersebut dan menginginkan kebaikannya, ingin membangkitkan kesadarannya. Maka ia menciptakan wujud istri kepala keluarga itu, mendekati bhikkhu tersebut, dan berkata kepadanya dalam syair:
The deity haunting that forest had sympathy for that monk, wanting what’s best for him. So, wanting to stir him up, they manifested in the appearance of the mistress of that family, approached the monk, and addressed him in verse:
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.
SN 9.8 · Kulagharaṇīsutta: Nyonya Rumah | Tiga Keranjang