sn6.2:1.1 Demikianlah yang kudengar:
BAGIAN 1
sn6.2:1.2 Pada suatu ketika, ketika baru saja mencapai pencerahan sempurna, Sang Bhagavā menetap di Uruvelā, di tepi sungai Nerañjarā, di bawah pohon banyan penggembala kambing.
sn6.2:1.3 Kemudian, ketika sedang dalam keheningan dan kesunyian, muncul dalam pikiran Sang Bhagavā renungan ini:
sn6.2:1.4 “Sungguh, seseorang yang tanpa penghormatan dan tanpa rasa hormat hidup dalam penderitaan. Siapakah petapa atau brahmana yang harus kuhormati, kuagungkan, dan kujadikan sandaran?”