sn55.54:7.1 Jika ia berkata demikian:
sn55.54:7.2 ‘Pikiranku telah berpaling dari para dewa Cātumahārājika, dan kukencangkan pada para dewa Tāvatiṁsa,’ maka ia harus diberitahu:
sn55.54:7.3 ‘Sahabat, para dewa Yāmā … lebih unggul daripada para dewa Tāvatiṁsa.
sn55.54:7.4 para dewa Tusitā …
sn55.54:7.5 para dewa Nimmānaratī …
sn55.54:7.6 para dewa Paranimmitavasavattī …
sn55.54:7.7 Sahabat, alam brahmā lebih unggul dan lebih luhur daripada para dewa Paranimmitavasavattī.
sn55.54:7.8 Sebaiknya Yang Mulia berpaling dari para dewa Paranimmitavasavattī dan mengarahkan pikiran pada alam brahmā.’
sn55.54:7.9 Jika ia berkata demikian:
sn55.54:7.10 ‘Pikiranku telah berpaling dari para dewa Paranimmitavasavattī, dan kukencangkan pada alam brahmā,’ maka ia harus diberitahu:
sn55.54:7.11 ‘Sahabat, alam brahma tidak kekal, tidak abadi, dan termasuk dalam realitas substansial.
sn55.54:7.12 Sebaiknya Yang Mulia mengalihkan pikiran dari alam brahma dan mengarahkannya pada lenyapnya realitas substansial.’