Misalnya, Mahānāma, seperti ladang subur, tanah yang baik, bersih dari tunggul pohon, dan benih-benih yang utuh, tidak busuk, tidak rusak oleh angin dan panas, bernas, dan tersimpan baik;
Suppose there was a fertile field, a fertile ground, well-cleared of stumps. And you had seeds that were intact, unspoiled, not weather-damaged, fertile, and well-kept. And there’s plenty of rainfall.
“Demikian pula, Mahānāma, ketika Dhamma ini dibabarkan dengan baik, dipraktikkan dengan baik, menuntun menuju kebebasan, menuntun menuju ketenangan, dan dibabarkan oleh seorang Yang Tercerahkan Sempurna—
“In the same way, take a teaching that’s well explained and well propounded, emancipating, leading to peace, proclaimed by someone who is a fully awakened Buddha.
Dan seorang siswa yang berdiam dalam Dhamma tersebut, berlatih sesuai dengan Dhamma tersebut, berlatih dengan benar, hidup selaras dengan Dhamma tersebut—
A disciple remains in such a teaching, practicing in line with that teaching, practicing it properly, living in line with that teaching.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.
SN 55.25 · Tentang Saraṇāni orang Sakya (Ke-2) | Tiga Keranjang