sn54.8:22.1 Seperti halnya, para bhikkhu, sebuah lampu minyak menyala dengan bergantung pada minyak dan sumbu,
sn54.8:22.2 ketika minyak dan sumbu itu habis, lampu itu akan padam karena tidak ada bahan bakarnya.
sn54.8:22.3 Demikian pula, para bhikkhu, seorang bhikkhu yang merasakan perasaan yang mendekati akhir tubuh, memahami: 'Aku merasakan perasaan yang mendekati akhir tubuh.' Ketika merasakan perasaan yang mendekati akhir kehidupan, ia memahami: 'Aku merasakan perasaan yang mendekati akhir kehidupan.'
sn54.8:22.4 Ia memahami: 'Setelah hancurnya tubuh, setelah kehidupan berakhir, semua yang dirasakan, karena aku tidak lagi bersenang-senang di dalamnya, akan menjadi sejuk di sini juga.'"
sn54.8:22.5 Ini adalah yang kedelapan.