sn54.16:6.1 Para bhikkhu, pada saat seorang bhikkhu berlatih dengan merasakan pikiran...
sn54.16:6.2 ...menggembirakan pikiran...
sn54.16:6.3 ...ia berlatih, ‘Aku akan menarik napas sambil memusatkan pikiran,’ dan berlatih, ‘Aku akan menghembuskan napas sambil memusatkan pikiran’;
sn54.16:6.4 ...ia berlatih, ‘Aku akan menarik napas sambil membebaskan pikiran,’ dan berlatih, ‘Aku akan menghembuskan napas sambil membebaskan pikiran’—
sn54.16:6.5 pada saat itu, para bhikkhu, bhikkhu itu berdiam dengan merenungkan pikiran pada pikiran, tekun, sadar penuh, dan waspada, setelah melenyapkan ketamakan dan kesedihan terhadap dunia.
sn54.16:6.6 Mengapa demikian?
sn54.16:6.7 Para bhikkhu, Aku tidak mengatakan bahwa ada pengembangan samādhi melalui perhatian pada napas masuk dan napas keluar bagi seseorang yang lupa ingatan dan tidak sadar penuh.
sn54.16:6.8 Oleh karena itu, para bhikkhu, pada saat itu bhikkhu itu berdiam dengan merenungkan pikiran pada pikiran, tekun, sadar penuh, dan waspada, setelah melenyapkan ketamakan dan kesedihan terhadap dunia.