sn54.13:7.1 Ada saatnya, Ānanda, ketika seorang bhikkhu berlatih: ‘Aku akan menarik napas dengan merasakan pikiran.’ Ia berlatih: ‘Aku akan menghembuskan napas dengan merasakan pikiran’;
sn54.13:7.2 berlatih: ‘Aku akan menarik napas dengan menggembirakan pikiran …
sn54.13:7.3 menenangkan pikiran dalam samādhi …
sn54.13:7.4 berlatih: ‘Aku akan menarik napas dengan membebaskan pikiran.’ Ia berlatih: ‘Aku akan menghembuskan napas dengan membebaskan pikiran.’—
sn54.13:7.5 Pada saat itu, Ānanda, seorang bhikkhu berdiam dengan merenungkan aspek pikiran—tekun, sadar penuh, dan penuh perhatian, dengan melenyapkan ketamakan dan ketidakpuasan terhadap dunia.
sn54.13:7.6 Mengapakah demikian?
sn54.13:7.7 Karena, Ānanda, Aku tidak mengatakan bahwa ada pengembangan samādhi melalui perhatian pada napas bagi seseorang yang tidak penuh perhatian dan tidak sadar penuh.
sn54.13:7.8 Oleh karena itu, Ānanda, pada saat itu seorang bhikkhu berdiam dengan merenungkan aspek pikiran—tekun, sadar penuh, dan penuh perhatian, dengan melenyapkan ketamakan dan ketidakpuasan terhadap dunia.