sn54.13:6.1 Ada saatnya, Ānanda, ketika seorang bhikkhu berlatih: ‘Aku akan menarik napas dengan merasakan kegembiraan …
sn54.13:6.2 merasakan kebahagiaan …
sn54.13:6.3 merasakan bentukan mental …
sn54.13:6.4 berlatih: ‘Aku akan menarik napas dengan menenangkan bentukan mental.’ Ia berlatih: ‘Aku akan menghembuskan napas dengan menenangkan bentukan mental.’—
sn54.13:6.5 Pada saat itu, Ānanda, seorang bhikkhu berdiam dengan merenungkan aspek perasaan—tekun, sadar penuh, dan penuh perhatian, dengan melenyapkan ketamakan dan ketidakpuasan terhadap dunia.
sn54.13:6.6 Mengapakah demikian?
sn54.13:6.7 Karena, Ānanda, Aku katakan bahwa pengamatan yang seksama terhadap napas masuk dan napas keluar adalah salah satu jenis perasaan.
sn54.13:6.8 Oleh karena itu, Ānanda, pada saat itu seorang bhikkhu berdiam dengan merenungkan aspek perasaan—tekun, sadar penuh, dan penuh perhatian, dengan melenyapkan ketamakan dan ketidakpuasan terhadap dunia.