sn47.6:2.1 Kemudian, para bhikkhu, burung puyuh itu pergi ke ladang yang dibajak, yang dipenuhi gumpalan-gumpalan tanah. Ia memanjat gumpalan tanah yang besar, dan sambil berdiri di sana, ia berkata kepada elang:
sn47.6:2.2 ‘Kemarilah, elang! Kemarilah, elang!’
sn47.6:2.3 Kemudian, para bhikkhu, karena percaya pada kekuatannya sendiri, elang itu tidak gentar atau terintimidasi. Ia melipat kedua sayapnya dan tiba-tiba menyambar burung puyuh itu.
sn47.6:2.4 Ketika burung puyuh itu mengetahui bahwa elang itu sudah hampir tiba, ia menyelinap ke bawah gumpalan tanah itu.
sn47.6:2.5 Kemudian, para bhikkhu, elang itu menabrakkan dadanya tepat di tempat itu.
sn47.6:2.6 Demikianlah, para bhikkhu, yang terjadi ketika seseorang mengembara di luar wilayahnya, ke daerah kekuasaan orang lain.