Di sini, para bhikkhu, seorang bhikkhu berdiam dengan merenungkan tubuh sebagai tubuh—tekun, sadar penuh, dan waspada, setelah melenyapkan ketamakan dan ketidakpuasan terhadap dunia.
It’s when a mendicant meditates by observing an aspect of the body—keen, aware, and mindful, rid of covetousness and displeasure for the world.
Ia berdiam dengan merenungkan fenomena sebagai fenomena—tekun, sadar penuh, dan waspada, setelah melenyapkan ketamakan dan ketidakpuasan terhadap dunia.
They meditate observing an aspect of principles—keen, aware, and mindful, rid of covetousness and displeasure for the world.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.
SN 47.5 · Khotbah tentang Tumpukan yang Tidak Bermanfaat | Tiga Keranjang