sn47.20:2.1 "Para bhikkhu, misalkan karena mendengar kabar, 'Wanita tercantik di negeri! Wanita tercantik di negeri!' maka sekumpulan besar orang akan berkumpul.
sn47.20:2.2 Dan wanita tercantik di negeri itu akan menari dan bernyanyi dengan cara yang paling memikat.
sn47.20:2.3 Karena mendengar kabar, 'Wanita tercantik di negeri sedang menari dan bernyanyi! Wanita tercantik di negeri sedang menari dan bernyanyi!' maka kumpulan orang yang lebih besar lagi akan berkumpul.
sn47.20:2.4 Kemudian datanglah seseorang yang ingin hidup, tidak ingin mati, ingin bahagia, dan menolak penderitaan.
sn47.20:2.5 Seseorang akan berkata kepadanya:
sn47.20:2.6 'Tuan, ini mangkuk berisi minyak penuh hingga ke tepinya. Engkau harus membawanya di antara kerumunan besar ini dan wanita tercantik di negeri itu.
sn47.20:2.7 Dan seorang pria dengan pedang terhunus akan mengikutimu dari belakang.
sn47.20:2.8 Di mana pun engkau menumpahkan sedikit saja, di situlah kepalamu akan dipenggal.'
sn47.20:2.9 Bagaimana menurut kalian, para bhikkhu,
sn47.20:2.10 apakah orang itu akan mengabaikan mangkuk minyak itu dan dengan lengah membiarkan pikirannya berpaling ke luar?"
sn47.20:2.11 "Tidak, Yang Mulia."