sn47.15:3.1 Kemudian Yang Mulia Bāhiya, setelah menyetujui dan menikmati ucapan Bhagavā, bangkit dari duduknya, memberi hormat kepada Bhagavā, dan pergi dengan Bhagavā tetap di sebelah kanannya.
sn47.15:3.2 Kemudian Yang Mulia Bāhiya, dengan berdiam sendirian, dalam keterasingan, dengan tekun, bersemangat, dan bertekad bulat, tidak lama kemudian mencapai tujuan tertinggi dari kehidupan suci yang karenanya para putra keluarga dengan benar meninggalkan kehidupan rumah tangga menuju kehidupan tanpa rumah, dan ia berdiam setelah merealisasikannya sendiri dengan pengetahuan langsung dalam kehidupan ini juga.
sn47.15:3.3 Ia memahami: “Kelahiran telah berakhir, kehidupan suci telah dijalani, apa yang harus dilakukan telah dilakukan, tidak ada lagi yang tersisa untuk kehidupan ini.”
sn47.15:3.4 Dan Yang Mulia Bāhiya menjadi salah satu dari para Arahant.
sn47.15:3.5 Yang kelima.