sn46.56:2.1 “Tetapi, Bhante, apakah sebab, apakah kondisi untuk tidak mengetahui dan tidak melihat?
BAGIAN 2
sn46.56:2.2 Bagaimana tidak mengetahui dan tidak melihat memiliki sebab dan kondisi?”
sn46.56:2.3 “Ketika, Pangeran, seseorang berdiam dengan pikiran yang dikuasai dan diliputi oleh keinginan indrawi, dan tidak mengetahui serta tidak melihat sebagaimana adanya jalan keluar dari keinginan indrawi yang telah muncul—
sn46.56:2.4 ini juga, Pangeran, adalah sebab, ini adalah kondisi untuk tidak mengetahui dan tidak melihat.
sn46.56:2.5 Demikianlah ketidaktahuan dan ketidakmelihatan memiliki sebab dan kondisi.