sn46.55:4.1 Brahmana, bagaikan sebuah mangkuk air yang tercampur dengan pewarna seperti lak merah, kunyit, nila, atau bunga kesumba.
sn46.55:4.2 Di dalamnya, seorang laki-laki dengan mata yang jernih yang sedang memeriksa bayangan wajahnya sendiri tidak akan mengetahui atau melihatnya secara sebagaimana adanya.
sn46.55:4.3 Demikian pula, brahmana, pada saat ketika batin dikuasai dan diliputi oleh keinginan indria, dan ia tidak memahami secara sebagaimana adanya jalan keluar dari keinginan indria yang telah muncul, maka pada saat itu ia tidak mengetahui dan tidak melihat secara sebagaimana adanya kebaikan bagi dirinya sendiri … tidak juga kebaikan bagi orang lain … tidak juga kebaikan bagi keduanya. Bahkan mantra yang telah lama dihafalkan tidak muncul dalam pikiran, apalagi yang tidak dihafalkan.