sn46.55:18.1 Misalnya, Brahmana, seperti sebuah mangkuk berisi air yang tidak diselimuti oleh lumut dan tumbuhan air.
sn46.55:18.2 Di dalamnya, seorang laki-laki bermata jernih yang sedang memeriksa bayangan wajahnya sendiri akan mengetahui dan melihatnya secara sebagaimana adanya.
sn46.55:18.3 Demikian pula, brahmana, ketika batin tidak dikuasai dan diliputi oleh kemalasan dan kantuk, dan ia memahami secara benar jalan keluar dari kemalasan dan kantuk yang telah muncul—pada saat itu ia mengetahui dan melihat secara benar apa yang bermanfaat bagi dirinya sendiri, apa yang bermanfaat bagi orang lain, dan apa yang bermanfaat bagi keduanya. Bahkan mantra-mantra yang lama tidak diulangi pun muncul dalam pikiran, apalagi yang sering diulangi.