sn46.55:12.1 Misalnya, Brahmana, seperti sebuah mangkuk berisi air yang keruh, kotor, dan berlumpur, diletakkan dalam kegelapan.
sn46.55:12.2 Di dalamnya, seorang laki-laki bermata jernih yang sedang memeriksa bayangan wajahnya sendiri tidak akan mengetahui atau melihatnya secara sebagaimana adanya.
sn46.55:12.3 Demikian pula, Brahmana, ketika batin seseorang dikuasai dan diliputi oleh keragu-raguan, dan ia tidak memahami secara sebagaimana adanya jalan keluar dari keragu-raguan yang telah muncul itu, maka pada saat itu ia tidak mengetahui dan tidak melihat apa yang bermanfaat bagi dirinya sendiri, tidak juga yang bermanfaat bagi orang lain, tidak juga yang bermanfaat bagi keduanya; bahkan mantra-mantra yang telah lama dihafalkan tidak muncul dalam pikiran, apalagi yang tidak dihafalkan.
sn46.55:12.4 Inilah sebabnya, Brahmana, inilah alasannya mengapa kadang-kadang bahkan mantra-mantra yang telah lama dihafalkan tidak muncul dalam pikiran, apalagi yang tidak dihafalkan.