sn45.41:1.1 Di Sāvatthī.
sn45.41:1.2 “Para bhikkhu, jika para pengembara penganut agama lain bertanya kepada kalian:
sn45.41:1.3 ‘Sahabat, apa tujuan menjalani kehidupan spiritual di bawah Petapa Gotama?’ —ketika ditanya demikian, para bhikkhu, kalian harus menjawab para pengembara penganut agama lain itu seperti ini:
sn45.41:1.4 ‘Sahabat, tujuan menjalani kehidupan spiritual di bawah Bhagavā adalah untuk meluruhkan keserakahan.’
sn45.41:1.5 Jika, para bhikkhu, para pengembara penganut agama lain bertanya kepada kalian:
sn45.41:1.6 ‘Sahabat, adakah jalan, adakah praktik untuk meluruhkan keserakahan?’ —ketika ditanya demikian, para bhikkhu, kalian harus menjawab para pengembara penganut agama lain itu seperti ini:
sn45.41:1.7 ‘Ada, sahabat, jalan, ada praktik untuk meluruhkan keserakahan.’
sn45.41:1.8 Dan apakah, para bhikkhu, jalan itu, apakah praktik untuk meluruhkan keserakahan?
sn45.41:1.9 Yaitu Jalan Mulia Berunsur Delapan ini, yaitu:
sn45.41:1.10 pandangan benar, kehendak benar, ucapan benar, perbuatan benar, penghidupan benar, usaha benar, perhatian benar, dan konsentrasi benar.
sn45.41:1.11 Ini, para bhikkhu, adalah jalan, ini adalah praktik untuk meluruhkan keserakahan.
sn45.41:1.12 Ketika ditanya oleh para pengembara penganut agama lain, demikianlah kalian harus menjawabnya.”
sn45.41:1.13 Sutta pertama.