sn45.158:1.1 "Para bhikkhu, misalnya ada sebuah perahu samudra yang diikat dengan tali-tali pengikat. Setelah enam bulan terendam di dalam air, pada musim dingin perahu itu ditarik ke daratan, dan tali-tali itu terkena angin dan matahari. Ketika hujan musim hujan turun, tali-tali itu dengan mudah menjadi kendur dan membusuk.
sn45.158:1.2 Demikian pula, para bhikkhu, ketika seorang bhikkhu mengembangkan dan melatih jalan mulia berunsur delapan, belenggu-belenggunya dengan mudah menjadi kendur dan membusuk.
sn45.158:1.3 Dan bagaimanakah, para bhikkhu, seorang bhikkhu mengembangkan dan melatih jalan mulia berunsur delapan sehingga belenggu-belenggunya dengan mudah menjadi kendur dan membusuk?
sn45.158:1.4 Di sini, para bhikkhu, seorang bhikkhu mengembangkan pandangan benar, yang berdasarkan pada keterasingan, kebosanan, dan lenyapnya, serta matang dalam pelepasan; ia mengembangkan kehendak benar ... ucapan benar ... perbuatan benar ... penghidupan benar ... usaha benar ... perhatian benar ... dan konsentrasi benar, yang berdasarkan pada keterasingan, kebosanan, dan lenyapnya, serta matang dalam pelepasan.
sn45.158:1.5 Demikianlah, para bhikkhu, ketika seorang bhikkhu mengembangkan dan melatih jalan mulia berunsur delapan, belenggu-belenggunya dengan mudah menjadi kendur dan membusuk."
sn45.158:1.6 Selesai yang kesepuluh.