sn45.139:4.1 Para bhikkhu, makhluk-makhluk apa pun yang ada—baik yang tidak berkaki, berkaki dua, berkaki empat, atau berkaki banyak; baik yang berforma maupun tanpa forma; baik yang memiliki persepsi, tanpa persepsi, maupun yang bukan memiliki persepsi juga bukan tanpa persepsi—Sang Tathāgata, Yang Layak Menerima Persembahan, Yang Tercerahkan Sempurna, dinyatakan sebagai yang terunggul di antara mereka.
sn45.139:4.2 Demikian pula, para bhikkhu, kualitas-kualitas bermanfaat apa pun yang ada, semuanya berakar pada ketekunan dan bermuara pada ketekunan;
sn45.139:4.3 ketekunan dinyatakan sebagai yang terunggul di antara kualitas-kualitas tersebut.
sn45.139:4.4 Para bhikkhu, bagi seorang bhikkhu yang tekun, dapat diharapkan bahwa ia akan mengembangkan dan melatih Jalan Mulia Berunsur Delapan.
sn45.139:4.5 Dan bagaimanakah, para bhikkhu, seorang bhikkhu yang tekun mengembangkan dan melatih Jalan Mulia Berunsur Delapan?
sn45.139:4.6 Di sini, para bhikkhu, seorang bhikkhu mengembangkan pandangan benar yang condong, miring, dan cenderung ke arah Nibbāna; ... mengembangkan konsentrasi benar yang condong, miring, dan cenderung ke arah Nibbāna.
sn45.139:4.7 Demikianlah, para bhikkhu, seorang bhikkhu yang tekun mengembangkan dan melatih Jalan Mulia Berunsur Delapan.”
sn45.139:4.8 Pertama.