‹
SN 44.4

Dutiyasāriputtakoṭṭhikasutta

Dengan Sāriputta dan Koṭṭhita (Ke-2)

Saṁyutta Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA SN 44.4

Kenali dunia dalam sutta ini

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
sn44.4:1.1

Ekaṁ samayaṁ āyasmā ca sāriputto, āyasmā ca mahākoṭṭhiko bārāṇasiyaṁ viharanti isipatane migadāye …pe…

Pada suatu ketika Yang Mulia Sāriputta dan Yang Mulia Mahākoṭṭhita berdiam di Bārāṇasī, di Taman Rusa Isipatana …

At one time Venerable Sāriputta and Venerable Mahākoṭṭhita were staying near Varanasi in the deer park at Isipatana. …

sn44.4:1.2

(sāyeva pucchā.)

(Pertanyaan yang sama hingga:)

(The same down as far as:)

sn44.4:1.3

“Ko nu kho, āvuso, hetu, ko paccayo, yenetaṁ abyākataṁ bhagavatā”ti?

“Apakah sebabnya, teman, apakah alasannya, sehingga hal ini tidak dinyatakan oleh Bhagavā?”

“What’s the cause, reverend, what’s the reason why this has not been declared by the Buddha?”

sn44.4:1.4

“Rūpaṁ kho, āvuso, ajānato apassato yathābhūtaṁ, rūpasamudayaṁ ajānato apassato yathābhūtaṁ, rūpanirodhaṁ ajānato apassato yathābhūtaṁ, rūpanirodhagāminiṁ paṭipadaṁ ajānato apassato yathābhūtaṁ, ‘hoti tathāgato paraṁ maraṇā’tipissa hoti;

“Karena tidak mengetahui, tidak melihat bentuk sebagaimana adanya, tidak mengetahui, tidak melihat asal mula bentuk sebagaimana adanya, tidak mengetahui, tidak melihat lenyapnya bentuk sebagaimana adanya, tidak mengetahui, tidak melihat jalan menuju lenyapnya bentuk sebagaimana adanya, maka seseorang berpikir ‘Tathāgata ada setelah kematian’ atau

“Reverend, not truly knowing and seeing form, its origin, its cessation, and the practice that leads to its cessation, one thinks ‘a realized one still exists after death’ or

sn44.4:1.5

‘na hoti tathāgato paraṁ maraṇā’tipissa hoti;

‘Tathāgata tidak ada setelah kematian’ atau

‘a realized one no longer exists after death’ or

sn44.4:1.6

‘hoti ca na ca hoti tathāgato paraṁ maraṇā’tipissa hoti;

‘Tathāgata ada dan tidak ada setelah kematian’ atau

‘a realized one both still exists and no longer exists after death’ or

sn44.4:1.7

‘neva hoti na na hoti tathāgato paraṁ maraṇā’tipissa hoti.

‘Tathāgata bukan ada maupun bukan tidak ada setelah kematian.’

‘a realized one neither still exists nor no longer exists after death.’

sn44.4:1.8

Vedanaṁ …pe…

Tidak mengetahui, tidak melihat perasaan …

Not truly knowing or seeing feeling …

sn44.4:1.9

saññaṁ …pe…

persepsi …

perception …

sn44.4:1.10

saṅkhāre …pe…

bentukan-bentukan kehendak …

choices …

sn44.4:1.11

viññāṇaṁ ajānato apassato yathābhūtaṁ, viññāṇasamudayaṁ ajānato apassato yathābhūtaṁ, viññāṇanirodhaṁ ajānato apassato yathābhūtaṁ, viññāṇanirodhagāminiṁ paṭipadaṁ ajānato apassato yathābhūtaṁ, ‘hoti tathāgato paraṁ maraṇā’tipissa hoti;

tidak mengetahui, tidak melihat kesadaran sebagaimana adanya, tidak mengetahui, tidak melihat asal mula kesadaran sebagaimana adanya, tidak mengetahui, tidak melihat lenyapnya kesadaran sebagaimana adanya, tidak mengetahui, tidak melihat jalan menuju lenyapnya kesadaran sebagaimana adanya, maka seseorang berpikir ‘Tathāgata ada setelah kematian’ atau

consciousness, its origin, its cessation, and the practice that leads to its cessation, one thinks ‘a realized one still exists after death’ or

sn44.4:1.12

‘na hoti tathāgato paraṁ maraṇā’tipissa hoti;

‘Tathāgata tidak ada setelah kematian’ atau

‘a realized one no longer exists after death’ or

sn44.4:1.13

‘hoti ca na ca hoti tathāgato paraṁ maraṇā’tipissa hoti;

‘Tathāgata ada dan tidak ada setelah kematian’ atau

‘a realized one both still exists and no longer exists after death’ or

sn44.4:1.14

‘neva hoti na na hoti tathāgato paraṁ maraṇā’”tipissa hoti.

‘Tathāgata bukan ada maupun bukan tidak ada setelah kematian.’

‘a realized one neither still exists nor no longer exists after death.’

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.