sn44.1:10.1 Kemudian pada kesempatan lain, Raja Pasenadi dari Kosala mendatangi Bhagavā; setelah mendekat, ia memberi hormat kepada Bhagavā dan duduk di satu sisi. Setelah duduk di satu sisi, Raja Pasenadi dari Kosala berkata kepada Bhagavā:
sn44.1:10.2 “Apakah, Yang Mulia, Tathāgata ada setelah kematian?”
sn44.1:10.3 “Hal itu tidak dijelaskan olehKu, Yang Maharaja:
sn44.1:10.4 ‘Tathāgata ada setelah kematian.’”
sn44.1:10.5 “Kalau begitu, Yang Mulia, apakah Tathāgata tidak ada setelah kematian?”
sn44.1:10.6 “Hal itu juga tidak dijelaskan olehKu, Yang Maharaja:
sn44.1:10.7 ‘Tathāgata tidak ada setelah kematian.’”
sn44.1:10.8 “Apakah, Yang Mulia, Tathāgata ada dan tidak ada setelah kematian?”
sn44.1:10.9 “Hal itu tidak dijelaskan olehKu, Yang Maharaja:
sn44.1:10.10 ‘Tathāgata ada dan tidak ada setelah kematian.’”
sn44.1:10.11 "Tetapi, Bhante, apakah Tathāgata tidak ada juga tidak tidak ada setelah kematian?"
sn44.1:10.12 "Ini pun, Maharaja, tidak dijelaskan olehKu:
sn44.1:10.13 'Tathāgata tidak ada juga tidak tidak ada setelah kematian'."
sn44.1:10.14 "'Apakah, Bhante, Tathāgata ada setelah kematian?' — ketika ditanya demikian,
sn44.1:10.15 Engkau berkata: 'Ini tidak dijelaskan olehKu, Maharaja — Tathāgata ada setelah kematian' ... (dan seterusnya).
sn44.1:10.16 "'Tetapi, Bhante, apakah Tathāgata tidak ada juga tidak tidak ada setelah kematian?' — ketika ditanya demikian,
sn44.1:10.17 Engkau berkata: 'Ini pun tidak dijelaskan olehKu, Maharaja —
sn44.1:10.18 Tathāgata tidak ada juga tidak tidak ada setelah kematian.'
sn44.1:10.19 Apakah, Bhante, sebab dan alasan mengapa hal ini tidak dijelaskan oleh Bhagavā?"