sn41.3:7.1 “Dari mana, Bhante, Yang Mulia Isidatta datang?”
sn41.3:7.2 “Aku datang dari Avanti, tuan rumah.”
sn41.3:7.3 “Bhante, ada seorang pemuda dari keluarga baik di Avanti bernama Isidatta, sahabatku yang belum pernah kulihat, yang telah meninggalkan keduniawian.
sn41.3:7.4 Apakah Yang Mulia pernah bertemu dengannya?”
sn41.3:7.5 “Ya, tuan rumah.”
sn41.3:7.6 “Sekarang, Bhante, di manakah Yang Mulia itu berdiam?”
sn41.3:7.7 Ketika hal ini dikatakan, Yang Mulia Isidatta berdiam diri.
sn41.3:7.8 “Bhante, apakah Yang Mulia ini adalah Isidatta itu?”
sn41.3:7.9 “Ya, tuan rumah.”
sn41.3:7.10 “Semoga Yang Mulia Isidatta berbahagia di Macchikāsaṇḍa ini, Bhante.
sn41.3:7.11 Hutan Mangga Liar ini sungguh indah.
sn41.3:7.12 Saya akan berusaha menyediakan bagi Yang Mulia Isidatta jubah, makanan, tempat tinggal, serta obat-obatan dan perlengkapan bagi yang sakit.”
sn41.3:7.13 “Baik sekali ucapanmu, Perumah Tangga.”