sn40.4:1.1 'Jhāna keempat, jhāna keempat,' dikatakan.
sn40.4:1.2 Apakah yang disebut jhāna keempat itu?
sn40.4:1.3 Kemudian, teman-teman, muncul dalam pikiranku:
sn40.4:1.4 'Di sini, seorang bhikkhu, dengan meninggalkan kesenangan dan kesakitan, serta dengan lenyapnya kegembiraan dan kesedihan sebelumnya, masuk dan berdiam dalam jhāna keempat, yang tanpa kesenangan maupun kesakitan, dengan kemurnian perhatian dan keseimbangan batin.'
sn40.4:1.5 Ini disebut jhāna keempat.'
sn40.4:1.6 Maka, teman-teman, aku, dengan meninggalkan kesenangan dan kesakitan, serta dengan lenyapnya kegembiraan dan kesedihan sebelumnya, masuk dan berdiam dalam jhāna keempat, yang tanpa kesenangan maupun kesakitan, dengan kemurnian perhatian dan keseimbangan batin.
sn40.4:1.7 Namun, teman-teman, ketika aku berdiam dalam pencapaian ini, persepsi dan perhatian yang disertai kesenangan muncul.