sn4.23:1.1 Demikianlah yang kudengar:
sn4.23:1.2 Pada suatu ketika Sang Bhagavā sedang menetap di Rājagaha, di Hutan Bambu, tempat pemberian makan para tupai.
sn4.23:1.3 Pada saat itu Yang Mulia Godhika sedang menetap di lereng Gunung Isigili, di Batu Hitam.
sn4.23:1.4 Kemudian Yang Mulia Godhika, dengan tekun, bersemangat, dan bertekad, mencapai kebebasan batin yang bersifat sementara.
sn4.23:1.5 Namun kemudian ia jatuh dari kebebasan batin yang bersifat sementara itu.
sn4.23:1.6 Untuk kedua kalinya, Yang Mulia Godhika, dengan tekun, bersemangat, dan bertekad, mencapai kebebasan batin yang bersifat sementara.
sn4.23:1.7 Namun untuk kedua kalinya ia jatuh dari kebebasan batin yang bersifat sementara itu.
sn4.23:1.8 Untuk ketiga kalinya, Yang Mulia Godhika, dengan tekun, bersemangat, dan bertekad, mencapai kebebasan batin yang bersifat sementara.
sn4.23:1.9 Namun untuk ketiga kalinya ia jatuh dari kebebasan batin yang bersifat sementara itu.
sn4.23:1.10 Untuk keempat kalinya, Yang Mulia Godhika, dengan tekun, bersemangat, dan bertekad, mencapai kebebasan batin yang bersifat sementara.
sn4.23:1.11 Namun untuk keempat kalinya ia jatuh dari kebebasan batin yang bersifat sementara itu.
sn4.23:1.12 Untuk kelima kalinya, Yang Mulia Godhika, dengan tekun, bersemangat, dan bertekad, mencapai kebebasan batin yang bersifat sementara.
sn4.23:1.13 Namun untuk kelima kalinya ia jatuh dari kebebasan batin yang bersifat sementara itu.
sn4.23:1.14 Untuk keenam kalinya, Yang Mulia Godhika, dengan tekun, bersemangat, dan bertekad, mencapai kebebasan batin yang bersifat sementara.
sn4.23:1.15 Namun untuk keenam kalinya ia jatuh dari kebebasan batin yang bersifat sementara itu.
sn4.23:1.16 Untuk ketujuh kalinya, Yang Mulia Godhika, dengan tekun, bersemangat, dan bertekad, mencapai kebebasan batin yang bersifat sementara.