sn38.2:1.1 ‘Kesempurnaan, kesempurnaan,’ Yang Mulia Sāriputta, dikatakan.
sn38.2:1.2 Apakah, Yang Mulia, kesempurnaan itu?”
sn38.2:1.3 “Yang Mulia, hancurnya nafsu, hancurnya kebencian, hancurnya delusi—
sn38.2:1.4 inilah yang disebut kesempurnaan.”
sn38.2:1.5 “Tetapi, Yang Mulia, adakah jalan, adakah praktik untuk merealisasikan kesempurnaan ini?”
sn38.2:1.6 “Ada, Yang Mulia, jalan, ada praktik untuk merealisasikan kesempurnaan ini.”
sn38.2:1.7 “Kalau begitu, Yang Mulia, apakah jalan itu, apakah praktik untuk merealisasikan kesempurnaan ini?”
sn38.2:1.8 “Justru inilah, Yang Mulia, Jalan Mulia Berunsur Delapan untuk merealisasikan kesempurnaan ini, yaitu:
sn38.2:1.9 pandangan benar, kehendak benar, ucapan benar, perbuatan benar, penghidupan benar, usaha benar, perhatian benar, dan konsentrasi benar.
sn38.2:1.10 Inilah, Yang Mulia, jalan, inilah praktik untuk merealisasikan kesempurnaan ini.”
sn38.2:1.11 “Baik sekali, Yang Mulia, jalan ini, baik sekali praktik ini untuk merealisasikan kesempurnaan ini.
sn38.2:1.12 Dan ini sudah cukup, Yang Mulia Sāriputta, untuk ketekunan.”
sn38.2:1.13 Kedua.