‹
SN 35.96

Parihānadhammasutta

Sutta tentang Yang Rentan Terhadap Kemunduran

Saṁyutta Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA SN 35.96

Kenali dunia dalam sutta ini

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
sn35.96:3.1

Kathañca, bhikkhave, aparihānadhammo hoti?

Dan bagaimanakah, para bhikkhu, seseorang yang tidak rentan terhadap kemunduran?

And how is someone not liable to decline?

sn35.96:3.2

Idha, bhikkhave, bhikkhuno cakkhunā rūpaṁ disvā uppajjanti pāpakā akusalā sarasaṅkappā saṁyojaniyā.

Di sini, para bhikkhu, ketika seorang bhikkhu melihat bentuk dengan mata, muncul padanya pikiran-pikiran jahat yang tidak bermanfaat, yaitu ingatan dan kehendak yang mengikat.

When a mendicant sees a sight with their eyes, bad, unskillful phenomena arise: memories and thoughts that tighten the fetters.

sn35.96:3.3

Tañce bhikkhu nādhivāseti pajahati vinodeti byantīkaroti anabhāvaṁ gameti, veditabbametaṁ, bhikkhave, bhikkhunā:

Jika bhikkhu itu tidak menahannya, melainkan melepaskannya, melenyapkannya, menghancurkannya, dan menjadikannya tidak ada, maka hendaknya ia mengetahui, para bhikkhu:

Suppose that mendicant doesn’t tolerate them but gives them up, dispels them, eliminates them, and obliterates them. They should understand:

sn35.96:3.4

‘na parihāyāmi kusalehi dhammehi’.

‘Aku tidak mundur dari kualitas-kualitas bermanfaat.’

‘My skillful qualities are not declining.

sn35.96:3.5

Aparihānañhetaṁ vuttaṁ bhagavatāti …pe….

Karena inilah yang dikatakan oleh Bhagavā sebagai ketidak-munduran.’

For this is what the Buddha calls non-decline.’

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.