sn35.96:4.1 Selanjutnya, para bhikkhu, ketika seorang bhikkhu telah mengecap rasa dengan lidahnya, muncul ...
sn35.96:4.2 Selanjutnya, para bhikkhu, ketika seorang bhikkhu telah mengetahui pikiran dengan pikirannya, muncul pikiran-pikiran jahat yang tidak bermanfaat, ingatan dan kehendak yang mengikat.
sn35.96:4.3 Jika bhikkhu itu tidak menerimanya, melainkan meninggalkannya, melenyapkannya, mengakhirinya, dan menghancurkannya, maka hendaknya ia mengetahui, para bhikkhu:
sn35.96:4.4 ‘Aku tidak mundur dari kualitas-kualitas yang bermanfaat.’
sn35.96:4.5 Karena inilah yang dikatakan oleh Bhagavā sebagai ketidak-munduran.’
sn35.96:4.6 Demikianlah, para bhikkhu, seseorang yang tidak rentan terhadap kemunduran.