“Ye te manoviññeyyā dhammā aviññātā aviññātapubbā, na ca vijānāsi, na ca te hoti vijāneyyanti? Atthi te tattha chando vā rāgo vā pemaṁ vā”ti?
“Apakah ada pikiran yang dikenali oleh batin yang tidak dikenal, belum pernah dikenal sebelumnya, yang tidak engkau ketahui dan tidak engkau pikir dapat diketahui? Apakah di sana ada keinginan, nafsu, atau kasih sayang dalam dirimu?”
ideas known by the mind that are unknown, unknown before, and which you neither know nor think might be known?”