sn35.93:3.1 Kesadaran pikiran muncul bergantung pada pikiran dan objek-objek pikiran.
sn35.93:3.2 Pikiran adalah tidak kekal, berubah, dan menjadi lain.
sn35.93:3.3 Objek-objek pikiran adalah tidak kekal, berubah, dan menjadi lain.
sn35.93:3.4 Demikianlah kedua hal ini goyah dan bergetar; tidak kekal, berubah, dan menjadi lain.
sn35.93:3.5 Kesadaran pikiran adalah tidak kekal, berubah, dan menjadi lain.
sn35.93:3.6 Sebab dan kondisi apa pun yang memunculkan kesadaran pikiran, sebab dan kondisi itu juga tidak kekal, berubah, dan menjadi lain.
sn35.93:3.7 Karena, para bhikkhu, kesadaran pikiran muncul bergantung pada kondisi yang tidak kekal, bagaimana mungkin ia kekal?
sn35.93:3.8 Pertemuan, penggabungan, dan penyatuan dari ketiga hal ini, para bhikkhu, disebut kontak pikiran.
sn35.93:3.9 Kontak pikiran juga tidak kekal, berubah, dan menjadi lain.
sn35.93:3.10 Dan sebab serta kondisi yang memunculkan kontak pikiran, itu pun tidak kekal, berubah, dan menjadi lain.
sn35.93:3.11 Akan tetapi, para bhikkhu, karena kontak pikiran muncul bergantung pada kondisi yang tidak kekal, bagaimana mungkin ia kekal?
sn35.93:3.12 Tersentuh, para bhikkhu, seseorang merasakan; tersentuh, ia berniat; tersentuh, ia mempersepsi.
sn35.93:3.13 Demikianlah fenomena-fenomena ini pun goyah dan gentar; tidak kekal, berubah, dan menjadi lain.
sn35.93:3.14 Demikianlah, para bhikkhu, kesadaran muncul bergantung pada dualitas.”
sn35.93:3.15 Yang kesepuluh.
sn35.93:3.16 Bab keenam, yang keempat.