Yāvatā, bhikkhave, khandhadhātuāyatanā tampi na maññeyya, tasmimpi na maññeyya, tatopi na maññeyya, taṁ meti na maññeyya.
Sejauh apa pun kelompok-kelompok unsur kehidupan, unsur-unsur, dan bidang-bidang indria itu meluas, mereka tidak mengonsepsikan apa pun sebagai itu, mereka tidak mengonsepsikan di dalamnya, mereka tidak mengonsepsikan darinya, dan mereka tidak mengonsepsikan ‘itu milikku.’
As far as the aggregates, elements, and sense fields extend, they don’t conceive anything to be that, they don’t conceive it in that, they don’t conceive it as that, and they don’t conceive that ‘that is mine.’
Mereka memahami: ‘Kelahiran telah berakhir, kehidupan suci telah dijalani, apa yang harus dilakukan telah dilakukan, tidak ada lagi yang tersisa untuk keadaan ini.’”
They understand: ‘Rebirth is ended, the spiritual journey has been completed, what had to be done has been done, there is nothing further for this place.’”
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.