‹
SN 35.91

Dutiyaejāsutta

Kegoncangan (Ke Dua)

Saṁyutta Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA SN 35.91

Kenali dunia dalam sutta ini

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
sn35.91:1.1

“Ejā, bhikkhave, rogo, ejā gaṇḍo, ejā sallaṁ.

“Para bhikkhu, kegoncangan adalah penyakit, kegoncangan adalah bisul, kegoncangan adalah anak panah.

“Mendicants, turbulence is a disease, a boil, a dart.

sn35.91:1.2

Tasmātiha, bhikkhave, tathāgato anejo viharati vītasallo.

Oleh karena itu, para bhikkhu, Sang Tathāgata berdiam tanpa kegoncangan, dengan anak panah dicabut.

That’s why the Realized One lives unperturbed, with dart drawn out.

sn35.91:1.3

Tasmātiha, bhikkhave, bhikkhu cepi ākaṅkheyya ‘anejo vihareyyaṁ vītasallo’ti,

Oleh karena itu, para bhikkhu, jika seorang bhikkhu menginginkan: ‘Semoga aku berdiam tanpa kegoncangan, dengan anak panah dicabut,’

Now, a mendicant might wish: ‘May I live unperturbed, with dart drawn out.’

sn35.91:1.4

cakkhuṁ na maññeyya, cakkhusmiṁ na maññeyya, cakkhuto na maññeyya, cakkhu meti na maññeyya;

maka ia seharusnya tidak menganggap mata, tidak menganggap dalam mata, tidak menganggap dari mata, tidak menganggap ‘mata adalah milikku’;

So let them not conceive anything to be the eye, let them not conceive it in the eye, let them not conceive it as the eye, let them not conceive that ‘the eye is mine.’

sn35.91:1.5

rūpe na maññeyya …

tidak menganggap bentuk-bentuk …

Let them not conceive sights …

sn35.91:1.6

cakkhuviññāṇaṁ …

tidak menganggap kesadaran mata …

eye consciousness …

sn35.91:1.7

cakkhusamphassaṁ …

tidak menganggap kontak mata …

eye contact …

sn35.91:1.8

yampidaṁ cakkhusamphassapaccayā uppajjati vedayitaṁ sukhaṁ vā dukkhaṁ vā adukkhamasukhaṁ vā tampi na maññeyya, tasmimpi na maññeyya, tatopi na maññeyya, taṁ meti na maññeyya.

dan apa pun yang muncul bergantung pada kontak mata—apakah perasaan yang menyenangkan, menyakitkan, atau bukan menyakitkan maupun menyenangkan—itu pun tidak boleh dianggap, tidak boleh dianggap di dalamnya, tidak boleh dianggap darinya, dan tidak boleh dianggap ‘itu adalah milikku’.

Let them not conceive anything to be the pleasant, painful, or neutral feeling that arises dependent on eye contact. Let them not conceive it in that, let them not conceive it as that, and let them not conceive that ‘that is mine.’

sn35.91:1.9

Yañhi, bhikkhave, maññati, yasmiṁ maññati, yato maññati, yaṁ meti maññati, tato taṁ hoti aññathā.

Karena apa pun yang seseorang anggap, apa pun yang seseorang anggap di dalamnya, apa pun yang seseorang anggap darinya, dan apa pun yang seseorang anggap sebagai ‘milikku’: itu menjadi sesuatu yang lain.

For whatever you conceive it to be, whatever you conceive it in, whatever you conceive it as, and whatever you conceive to be ‘mine’: that becomes something else.

sn35.91:1.10

Aññathābhāvī bhavasatto loko bhavameva abhinandati …pe….

Dunia, yang terikat pada penjelmaan, yang bersenang hanya dalam penjelmaan, namun ia menjadi sesuatu yang lain …

The world is attached to being, taking pleasure only in being, yet it becomes something else.

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.