sn35.9:1.1 “Para bhikkhu, mata masa lampau dan masa depan adalah bukan-diri;
sn35.9:1.2 apalagi yang sekarang.
sn35.9:1.3 Melihat demikian, para bhikkhu, siswa mulia yang terpelajar tidak peduli terhadap mata masa lampau;
sn35.9:1.4 ia tidak bergembira terhadap mata masa depan;
sn35.9:1.5 dan ia berlatih untuk kejijikan, peluruhan, dan lenyapnya mata masa sekarang. …”
sn35.9:1.6 Telinga adalah bukan-diri …
sn35.9:1.7 Hidung adalah bukan-diri …
sn35.9:1.8 Lidah adalah bukan-diri pada masa lampau dan masa depan;
sn35.9:1.9 apalagi yang sekarang.
sn35.9:1.10 Melihat demikian, para bhikkhu, siswa mulia yang terpelajar tidak peduli terhadap lidah masa lampau;
sn35.9:1.11 ia tidak bergembira terhadap lidah masa depan;
sn35.9:1.12 dan ia berlatih untuk kejijikan, peluruhan, dan lenyapnya lidah masa sekarang.
sn35.9:1.13 Tubuh adalah bukan-diri …
sn35.9:1.14 Pikiran adalah bukan-diri pada masa lampau dan masa depan;
sn35.9:1.15 apalagi yang sekarang.
sn35.9:1.16 Melihat demikian, para bhikkhu, siswa mulia yang terpelajar tidak peduli terhadap pikiran masa lampau;
sn35.9:1.17 ia tidak bergembira terhadap pikiran masa depan;
sn35.9:1.18 Ia berlatih untuk kejijikan, peluruhan, dan lenyapnya pikiran masa kini.”
sn35.9:1.19 Kesembilan.