sn35.53:2.1 "Bhikkhu, dengan mengetahui dan melihat mata sebagai tidak kekal, ketidaktahuan ditinggalkan dan pengetahuan muncul.
sn35.53:2.2 Dengan mengetahui dan melihat bentuk-bentuk sebagai tidak kekal, ketidaktahuan ditinggalkan dan pengetahuan muncul.
sn35.53:2.3 Dengan mengetahui dan melihat kesadaran mata sebagai tidak kekal, ketidaktahuan ditinggalkan dan pengetahuan muncul.
sn35.53:2.4 Dengan mengetahui dan melihat kontak mata sebagai tidak kekal, ketidaktahuan ditinggalkan dan pengetahuan muncul.
sn35.53:2.5 Dan juga dengan mengetahui dan melihat perasaan yang muncul dengan kontak mata sebagai kondisi—baik menyenangkan, menyakitkan, atau netral—sebagai tidak kekal, ketidaktahuan ditinggalkan dan pengetahuan muncul.
sn35.53:2.6 Dengan mengetahui dan melihat telinga sebagai tidak kekal, ketidaktahuan ditinggalkan dan pengetahuan muncul.
sn35.53:2.7 Dengan mengetahui dan melihat hidung sebagai tidak kekal, ketidaktahuan ditinggalkan dan pengetahuan muncul.
sn35.53:2.8 Dengan mengetahui dan melihat lidah sebagai tidak kekal, ketidaktahuan ditinggalkan dan pengetahuan muncul.
sn35.53:2.9 Dengan mengetahui dan melihat tubuh sebagai tidak kekal, ketidaktahuan ditinggalkan dan pengetahuan muncul.
sn35.53:2.10 Dengan mengetahui dan melihat pikiran sebagai tidak kekal, ketidaktahuan ditinggalkan dan pengetahuan muncul.
sn35.53:2.11 Dengan mengetahui dan melihat objek-objek pikiran sebagai tidak kekal, ketidaktahuan ditinggalkan dan pengetahuan muncul.
sn35.53:2.12 Dengan mengetahui dan melihat kesadaran pikiran sebagai tidak kekal, ketidaktahuan ditinggalkan dan pengetahuan muncul.
sn35.53:2.13 Dengan mengetahui dan melihat kontak pikiran sebagai tidak kekal, ketidaktahuan ditinggalkan dan pengetahuan muncul.
sn35.53:2.14 Dan juga dengan mengetahui dan melihat perasaan yang muncul dengan kontak pikiran sebagai kondisi—baik menyenangkan, menyakitkan, atau netral—sebagai tidak kekal, ketidaktahuan ditinggalkan dan pengetahuan muncul."
sn35.53:2.15 Demikianlah, bhikkhu, bagi seseorang yang mengetahui dan melihat demikian, ketidaktahuan ditinggalkan dan pengetahuan muncul.”
sn35.53:2.16 Pertama.